Kamis, 07 Januari 2010

SANA'A - Kepolisian Yaman mengklaim telah menangkap komandan Al Qaeda Yaman Mohammed Al Hanq, yang mengancam keamanan di negeri tersebut. Akibat aksi teror yang dilakukannya, sejumlah kantor keduataan di Yaman sempat ditutup untuk sementara.


Menurut pihak berwenang Yaman, Mohammed Al Hanq sebelumnya sempat menghindari penggerebekan di kota Arhab, 40 Kilometer dari Sana'a. Dalam penggerebekan ini pihak berwenang Yaman menembak mati dua anggota keluarganya dan melukai tiga orang lain yang diduga masih terkait dengan Al Qaeda.

Namun pihak keamanan Yaman akhirnya berhasil meringkus Al Hanq beserta dua orang lainnya dalam sebuah rumah sakit di Reedah di wilayah Amran. Mereka ditemukan dalam kondisi terluka akibat penyerangan yang dilakukan pihak kemanan Yaman. Demikian diberitakan Al Jazeera, Rabu (6/1/2010).

Pihak Kedutaan Besar Amerika Serikat sendiri menyambut baik penangkapan atas komandan Al Qaeda ini. Mereka menilai, Al Hanq merupakan salah satu tokoh yang menyebabkan ancaman Kedubes AS di Yaman.

Sementara, setelah ditutup selama dua hari, Kedubes AS di Yaman akhirnya beoperasi normal pada Selasa 5 Januari kemarin. Sedangkan Kedubes Inggris dan Prancis yang sebelumnya mengikuti langkah AS menutup Kedubesnya di Yaman, memulai operasinya kembali hari ini.

Adapun Kedubes Prancis masih menutup layanannya, namun duta besar dan para staf yang bertugas sudah mulai menjalankan tugasnya dengan normal.

0 komentar:

Posting Komentar